Double Layer Roll Mantan adalah sejenis peralatan yang digunakan untuk mengolah lembaran logam. Ini membengkokkan lembaran logam ke bentuk yang diinginkan melalui tekanan dan pergerakan rol dua lapis. Mesin ini biasanya digunakan untuk pembuatan pipa logam, alur, profil, dll. Mesin roll forming double layer banyak digunakan dalam industri pengolahan logam untuk membantu menghasilkan produk logam dengan berbagai bentuk dan ukuran.
Proses kerja mesin roll forming double layer umumnya sebagai berikut:
1. Persiapan peralatan
Inspeksi penyalaan: Sebelum menyalakan daya peralatan, operator perlu memeriksa apakah berbagai komponen mesin roll forming dua lapis dalam kondisi normal, termasuk apakah sambungan roller sudah kencang, apakah bagian transmisi terlumasi dengan baik, dan apakah sistem kontrol kelistrikannya normal. Misalnya memeriksa apakah ada keausan atau goresan pada permukaan roller. Jika terjadi keausan yang parah, hal ini dapat mempengaruhi efek pembentukan; periksa apakah level oli pelumas di peredam berada dalam kisaran normal. Level yang terlalu rendah akan menyebabkan keausan pada bagian transmisi meningkat.
Pengaturan parameter: Sesuai dengan spesifikasi produk dan persyaratan proses yang akan diproduksi, atur parameter yang relevan dalam sistem kontrol, seperti kecepatan, tekanan, suhu (jika ada fungsi pemanasan), dll. pada roller. Misalnya, untuk menghasilkan produk pelat baja dengan ketebalan 2 mm, tekanan roller mungkin perlu diatur dalam kisaran tertentu untuk memastikan pelat baja dapat dibentuk dengan mulus.
2. Memuat
Persiapan bahan baku: Mempersiapkan bahan mentah yang akan diolah dan memastikan kualitas dan ukurannya memenuhi persyaratan produksi. Bahan bakunya bisa berupa lembaran logam, lembaran plastik, karet, dll. Misalnya untuk lembaran logam, periksa apakah ada kotoran seperti minyak dan karat di permukaannya, dan lakukan pengolahan terlebih dahulu jika perlu.
Operasi pengumpanan: Tempatkan bahan mentah pada alat pengumpan, dan gunakan alat pengumpan untuk mengalirkan bahan mentah di antara penggulung mesin pembuat gulungan dua lapis. Cara pemberian pakan dapat berupa pemberian pakan manual atau pemberian pakan otomatis. Perangkat pengumpan otomatis biasanya terdiri dari motor, ban berjalan atau pengumpan sekrup. Selama proses pengumpanan, perhatikan pengendalian kecepatan dan posisi pengumpanan untuk memastikan bahan mentah dapat masuk ke sela-sela roller secara akurat.
3. Pembentukan gulungan
Penggulungan awal: Setelah bahan mentah memasuki roller atas, roller atas melakukan ekstrusi awal dan pembentukan awal pada bahan mentah. Dalam proses ini, bahan baku akan mengalami deformasi plastis pada tingkat tertentu hingga awalnya membentuk bentuk produk.
Pengepresan rol bawah: Bahan mentah setelah penggulungan awal terus masuk ke roller bawah, yang selanjutnya menggulung dan membentuknya secara akurat agar bentuk dan ukuran produk lebih sesuai dengan persyaratan. Proses penggulungan rol atas dan bawah berlangsung terus menerus. Dengan mengontrol kecepatan, tekanan, dan parameter roller lainnya, kontrol yang tepat terhadap proses pembentukan produk dapat dicapai.
4. Memotong memanjang (opsional)
Pengukuran dimensi: Untuk produk yang perlu dipotong memanjang, panjang produk akan diukur secara real time oleh alat pengukur selama atau setelah proses pembentukan roller. Alat pengukur dapat berupa sensor fotolistrik, encoder, dll. Ketika produk mencapai panjang yang ditentukan, alat pengukur akan mengirimkan sinyal.
Operasi pemotongan: Setelah menerima sinyal dari alat pengukur, alat pemotong akan memulai dan memotong produk yang terbentuk sesuai dengan panjang yang ditentukan. Jenis alat pemotong antara lain pemotongan hidrolik, pemotongan mekanis, dll. Akurasi dan efisiensi pemotongan bergantung pada kinerja dan pengaturan parameter alat pemotong.
5. Keluaran dan inspeksi produk jadi
Keluaran produk jadi: Produk jadi yang dipotong akan dikeluarkan ke area pengumpulan produk jadi melalui alat pengangkut. Alat pengangkut dapat berupa ban berjalan, konveyor rantai, dll., dan fungsinya untuk mengantarkan produk jadi dengan cepat dan lancar ke lokasi yang ditentukan untuk operasi pengemasan, penyimpanan, atau pengangkutan selanjutnya.
Pemeriksaan kualitas: Lakukan pemeriksaan kualitas pada produk jadi keluaran untuk memeriksa apakah bentuk, ukuran, kualitas permukaan, dll. Produk memenuhi persyaratan. Metode pemeriksaannya dapat berupa pemeriksaan manual atau pemeriksaan otomatis. Inspeksi otomatis biasanya menggunakan sistem inspeksi visual, sistem inspeksi laser, dll., yang dapat mendeteksi masalah kualitas produk dengan cepat dan akurat.
https://www.jr-rollformingmachine.com/




